#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Senin, 09 Juli 2012

Aksi Petani di Kantor DPRD Sumut Dibubarkan Satpol PP

awam green,
Jelang kedatangan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang akan meresmikan gedung baru DPRD Sumut, puluhan petani yang menginap di depan Gedung DPRD Sumut terlibat bentrok dengan Satuan Polisi Pamong Praja, Ahad (8/7) kemarin.

Bentrokan dipicu aksi saling tarik tenda tempat para kaum petani menginap. Massa dari kaum ibu berupaya menghalau Satpol PP, namun akhirnya dimenangkan Satpol PP yang berhasil merubuhkan tenda.


Penertiban diulakukan oleh Satpol PP karena para petani sudah dianggap mengganggu ketertiban. Pasalnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi akan berkunjung ke Kantor DPRD Sumatra Utara, Senin (9/7) hari ini.


Sebelumnya, para petani sudah dibubarkan paksa oleh aparat polisi saat melakukan blokade jalan di depan Kantor Bupati Deli Serdang. Para petani kemudian mendatangi Kantor DPRD Sumatra Utara dan menginap untuk mengadukan nasibnya.(RZY)

Jumat, 06 Juli 2012

Pemerintah yakin menang melawan Churchill

awam green,
Pemerintah percaya diri bakal menang melawan perusahaan tambang asal Inggris, Churchill Mining Plc. Pasalnya, pemerintah mempunyai bukti kuat untuk mematahkan langkah arbitrase Churchill atas sengketa tambang batubara di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Salah satu alasan pemerintah karena perusahaan tambang asing hanya boleh berinvestasi melalui Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKB2B) atau kontrak karya. Menurut Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, aturan itu sudah tertuang dalam Undang-Undang tentang Mineral dan Batubara.

Sementara, Churchill melakukan penambangan dibawah tangan bersama izin usaha pertambangan. "Di luar itu melanggar undang-undang," tegas Hatta, Jumat (6/7).