#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Selasa, 12 Juni 2012

Mengenang Soekarno, Putra sang Fajar

Awam Green

Oleh : Syamsul Kurniawan

JUNI adalah bulannya Soekarno, ya… karena di bulan ini Soekarno, putra sang fajar itu dilahirkan. Soekarno dilahirkan dengan nama Kusno Sosrodihardjo pada tanggal 6 Juni 1901 di Lawang Seketeng, Surabaya, Jawa Timur. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru di Surabaya, Jawa. Ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai berasal dari Buleleng, Bali.

Soekarno disebut sebagai putra sang fajar, karena menurut kepercayaan orang Jawa bahwa orang yang dilahirkan di saat matahari terbit, nasibnya telah ditakdikan lebih dulu. Bersamaan dengan kelahirannya itulah menyingsing fajar dari suatu hari yang baru dan menyingsing pula fajar dari satu abad yang baru, karena Soekarno dilahirkan di tahun 1901. Rupanya kondisi yang mengawali Soekarno dengan semua awal baru menjadikan dia seolah telah ditakdirkan sebagai pembaru dalam suatu masa nanti dia hidup.


Kota Luwuk Dilanda Banjir

Awam Green


Radar Sulteng Dalam waktu tigahariberturut-turut, kota Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai dilanda banjir  musiman dan menggenangi perumahan di sejumlah tempat di wilayah kota Luwuk. Banjir yang datang secara tiba-tiba membawa material batu, pasir, sampah dan lumpur menutup badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Beberapajalan protokol (utama) yang tertutup dengan material batu, pasir dan lumpur yakni jalan Ahmad Yani, jalan Urip Sumoharjo, S Parman dan sejumlah jalan utama dalam kota Luwuk yang terpaksa ditutup sementara. Ini dilakukan, untuk menghindari adanya kecelakaan lalulintas akibat material batu, pasir dan licinnya jalan akibat lumpur yang dibawa oleh banjir musiman tersebut.