#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Selasa, 21 Agustus 2012

Tiga Korban Gempa Dievakuasi dengan Helikopter

Sebanyak tiga korban gempa bumi di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulteng, Selasa (21/8/2012) siang, dievakuasi dengan menggunakan helikopter untuk dibawa ke rumah sakit di Kota Palu.

Helikopter dikerahkan sebab akses jalan ke Kecamatan Lindu tertimbun longsor akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter pada Sabtu (18/8/2012). Hingga kini, tim SAR belum berhasil menembus Kecamatan Lindu melalui jalur darat.

Camat Lindu, Karso, saat mengantar para korban ke posko bencana gempa Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Sigi mengatakan, para korban dirujuk ke RS Madani, Palu, yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Desa Tuva.

4.600 Jiwa Korban Gempa Tidur di Luar Rumah

Sekitar 4.690 jiwa dari jumlah penduduk di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tidur di luar rumah karena selain tempat tinggal mereka porak poranda akibat gempa 6,2 Skala Richter, gempa susulan juga masih terus terjadi.

"Hari Selasa ini saja sekitar tujuh kali gempa yang kami rasakan. Gempa pukul 03.00 WITA cukup keras sehingga membuat warga sedikit panik," kata Penanggungjawab Posko Induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi, Zakir, di Desa Tuva, Selasa (21/8/2012).

Zakir mengatakan, di tiga kecamatan yang terkena gempa yakni Lindu, Kulawi dan Gumbasa, sebagian besar masyarakatnya tidur di tenda darurat depan rumah karena trauma atas kejadian gempa 6,2 SR yang menewaskan enam warga dan puluhan lainnya luka-luka.