#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Sabtu, 25 Agustus 2012

Di Duga Adanya Rekayasa Percepatan Tahapan Eksplorasi PT.CMA Di Balaesang Tanjung

Pernyataan Bupati Donggala Habir Ponulele dan Ketua Partai Amanat Nasional Kabupaten Donggala Gosetra Mutaher dalam menyikapi aktivitas PT.Cahaya Manunggal Abadi (CMA) di Balaesang Tanjung patut untuk dicermati oleh semua pihak. Sikap yang ditampilkan dalam pernyataan – pernyataan tersebut tidaklah mencerminkan sebagai sikap seorang pemimpin dan juga sebagai seorang wakil rakyat
Bupati Donggala Habir Ponulele dalam berbagai kesempatan hingga pada pertemuan pasca hari raya Idul Fitri 2012 yang dihadiri oleh sejumlah kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Donggala menyatakan bahwa aktivitas PT.CMA masih terbatas pada menjalankan aktivitas eksplorasi hingga tahun 2013. Bupati pun menerangkan bahwa PT. CMA akan melakukan aktivitas pertambangan yang ramah lingkungan.

Jumat, 24 Agustus 2012

Korban Gempa Sigi Mulai Terserang Penyakit

Korban gempa bumi di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Sigi, Sulawesi Tengah, mulai terserang berbagai penyakit. Hingga Jumat (24/8), ratusan pengungsi korban gempa sudah mendapat perawatan medis.

Posko kesehatan di lokasi pengungsian mencatat, sebanyak 221 korban mendapat perawatan medis. Kebanyakan di antara mereka menderita diare dan inspeksi saluran pernafasan atas (ISPA).

Selain itu, warga juga masih trauma dengan gempa 6,2 skala Ricther yang terjadi pada akhir minggu lalu. Karena itu, mereka masih mengungsi untuk mewaspadai gempa susulan.(TII)

www.metrotvnews.com