#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Sabtu, 09 Juni 2012

Pria Rusia Pecahkan Rekor Lompat dari Himalaya

Sebuah lompatan besar dilakukan seorang pendaki asal Rusia bernama Valery Rozov. Ia berhasil mencatat rekor dengan melompat dari puncak salah satu gunung di Himalaya.

Valery bersama Alexander Ruchkin dan Victor Volodin melakukan ekspedisi selama 30 hari ke Himalaya. Setelah 6 hari mendaki, Valery akhirnya menemukan titik lepas landas di ketinggian 6.543 meter. Ia kemudian terjun dari puncak Shivling itu hanya mengenakan wingsuit. 


Dalam hitungan detik Valery mencapai kecepatan 200 km/jam. Pria berusia 47 tahun itu kemudian mendarat di gletser yang 2.200 m lebih ke bawah. Lompatan itu diselesaikan hanya dalam 90 detik.

"Ini adalah proyek pertamaku di Himalaya," kata dua kali juara dunia terjun payung ini. "Kami memiliki beberapa kesulitan di sepanjang jalan, jadi aku benar-benar senang bahwa kami dapat menyelesaikan melompat dengan sukses."

Mereka bertiga juga menjadi pendaki Rusia pertama yang berhasil menaklukkan Shivling yang terkenal dengan medan sulit dan berbahaya. Sedangkan para anggota ekspedisi lainnya butuh waktu tiga hari untuk turun dari Shivling.

Valery dikenal sebagai penerjun ekstrim yang kerap melompat dari tebing, jembatan hingga menara. Ia menjadi sorotan dunia ketika terjun ke gunung berapi di Kamchatka, Rusia, dan Ulvetanna Peak di Antartika. (wk/mr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar