#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Jumat, 14 September 2012

Mahasiswa Jepang Belajar Kehidupan Petani Sagu

FAJAR.co.id, Ehime University Jepang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Sulawesi Selatan. Kedatangan mereka kali untuk mempelajari kehidupan sosial masyarakat petani sagu, di Malangke Kabupaten Luwu Utara.

Kedatangan mahasiswa Jepang ini adalah untuk ketiga kalinya, setelah kemarin juga mengunjungi daerah Bantaeng dan Pulau-pulau terpencil yang ada di Sulsel. Pelaksanaan KKN internasional merupakan implementasi MOU antara Unhas dan Ehime University Jepang.

Wakil Rektor III Unhas, Nazaruddin Salam, Kamis 13 September mengatakan KKN Internasional menaikkan akredatasi Unhas di jenjang Internasional. Tentunya hal ini akan mendukung visi Unhas menjadi World Class University.

Sebanyak lima mahasiswa Jepang yakni Yutaro Sato, Mazato Yoshida, Natsuki Genda, Fujii Noriko dan Miyai Risa telah siap mengikuti program selama dua minggu kedepan. Mereka berasal dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Hukum dan Sastra.

Sementara itu dosen pembimbing Jepang, Hiroki Kazamazzu mengaku cukup senang dengan program KKN kali ini yakni mengenai petani sagu. Ia berharap mahasiswanya akan mendapatkan banyak hal dari KKN tersebut.

Bukan hanya itu kelima mahasiswa jepang juga akan mengunjungi kepulauan spermonde guna melihat kehidupan nelayan di sana.

Nazaruddin juga menambahkan, kehadiran mahasiswa asal Jepang ini bisa memberikan transformasi budaya dan pengetahuan antara dua negara Indonesia dan Jepang.

Hal ini juga dikatakan Sekretaris UPT KKN Unhas, Dr Zainal mengatakan KKN ini akan memberi warna program KKN kemitraan. "Setidaknya memberi kontribusi terhadap pengembangan model KKN yang menjawab tantangan zaman. Ini wujud nyata dari tridarma perguruan tinggi," jelasnya. (m06)
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar