awam green
Radar Sulteng Online - Transmigrasi
di Desa Lembantongoa Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, ternyata menimbulkan
masalah. Program yang diluncurkan tahun 2011 itu tidak membuat betah para
penghuninya. Diketahui, ada sekitar 100 unit rumah yang dibangun di lokasi
transmigrasi Lembantongoa, namun beberapa penghuninya disebutkan tekah
meninggalkan rumah huniannya. Penyebabnya, apa yang dijanjikan pemerintah
terhadap mereka mengenai keberadaan lokasi tersebut tidak sesuai harapan.
Hal itu
terungkap pada hearing Komisi I dengan Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi (Disnakertrans) Sigi siang kemarin (20/6). Komisi I mempertanyakan
penyebabnya secara teknis kepada dinas tentang penyebab yang membuat
transmigran memilih meninggalkan lokasi transmigrasi. Di hearing itu, Komisi I
berkeinginan ada solusi konkret sehingga masalah tersebut cepat tertangani dan
tidak berlarut-larut.
