Petani dari sejumlah kabupaten di eks-Keresidenan Banyumas, Jawa Tengah, mulai menggadaikan traktor ke Perum Pegadaian Bukateja, Purbalingga, untuk mendapatkan uang sekolah anak-anak mereka.

"Saya pinjam dana Rp3 juta dengan menggadaikan traktor untuk memenuhi biaya sekolah anak," kata Edi Wahyono (42), petani dari Desa Jompo Kulon, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, Rabu.

Menurut dia, Pegadaian Bukateja merupakan satu-satunya pegadaian di wilayah Banyumas yang bersedia menerima agunan berupa traktor.

"Kebetulan sawah saya telah selesai tanam dan tidak ada warga yang menyewa traktor ini sehingga bisa digadaikan," katanya.