Palu-Awam Green,
MERCUSUAR – Sekretaris Kota (Sekkot) Palu Aminuddin Atjo mengungkapkan,
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan mengajukan tambahan dana dari APBD
Sulteng dan Kota Palu untuk perluasan Bandara Mutiara.
Dana tambahan yang belum dipastikan itu diperlukan untuk membebaskan tanah sisi udara dan darat. Dari alokasi sebesar Rp20 miliar yang merupakan bantuan APBD Sulteng untuk pembebasan lahan sisi udara bandara, sebanyak Rp16 miliar di antaranya telah digunakan. Kini tersisa sekira Rp3 miliar, dan Aminuddin memastikan dana tersebut belum mencukupi untuk pembebasan lahan selanjutnya pada sisi darat.
Aminuddin yang ditemui pada soft opening Parama Su Hotel, Sabtu (30/6), mengatakan lahan sisi udara yang belum dibebaskan hingga saat ini berjumlah tiga yang belum diselesaikan pembayarannya karena minimnya bukti kepemilikan lahan yang dimiliki.
Tetapi Pemkot berkomitmen untuk segera menuntaskan permasalahan lahan pada tahun ini karena bandara akan dioperasikan awal 2013 mendatang.
Dana tambahan yang belum dipastikan itu diperlukan untuk membebaskan tanah sisi udara dan darat. Dari alokasi sebesar Rp20 miliar yang merupakan bantuan APBD Sulteng untuk pembebasan lahan sisi udara bandara, sebanyak Rp16 miliar di antaranya telah digunakan. Kini tersisa sekira Rp3 miliar, dan Aminuddin memastikan dana tersebut belum mencukupi untuk pembebasan lahan selanjutnya pada sisi darat.
Aminuddin yang ditemui pada soft opening Parama Su Hotel, Sabtu (30/6), mengatakan lahan sisi udara yang belum dibebaskan hingga saat ini berjumlah tiga yang belum diselesaikan pembayarannya karena minimnya bukti kepemilikan lahan yang dimiliki.
Tetapi Pemkot berkomitmen untuk segera menuntaskan permasalahan lahan pada tahun ini karena bandara akan dioperasikan awal 2013 mendatang.