#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Selasa, 03 Juli 2012

Ratusan petani Mesuji nginap di kantor Dahlan

Sulawesi Tengah - Awam Green,

Ratusan petani dari Mesuji, Kabupaten Ogan Ilir, Palembang berencana menginap di depan Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Para petani menuntut tanah yang dikuasai PTPN VII untuk pabrik gula dikembalikan lagi pada masyarakat.

Humas Gerakan Petani Penesak Bersatu Rusdi mengaku dari catatannya tanah seluas 20.000 hektar yang diklaim milik PTPN VII, hanya 6.000 hektar yang memiliki hak guna usaha (HGU). "Artinya 14.000 hektar mereka tidak punya HGU," ungkapnya saat aksi demo di depan Kantor Dahlan Iskan, Jakarta, Selasa (3/7)

Dia mengatakan petani punya hak untuk mengambil alih pabrik gula PTPN VII Cinta Manis yang berlokasi di Kabupaten Ogan Olir, Sumatera Selatan, karena saat pembangunannya pabrik mengambil alih tanah masyarakat. "Kita kesini karena ikut prosedur saja. Pihak pemda kabupaten dan provinsi menyuruh mengikuti prosedur ini," katanya.

Puluhan Ribu Petani Unjuk Rasa Tolak RPP Tembakau

Sulawesi Tengah, Awam Green -
Puluhan ribu petani tembakau dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menggelar aksi unjuk rasa menentang Rancangan Perturan Pemerintah (RPP) tentang Pengendalian Tembakau, di Kementerian Kesehatan dan Kementrian Hukum dan HAM, Selasa (3/6).

Yanto, salah seorang petani tembakau asal Temanggung-Jawa Tengah, yang turut melakukan aksi, mengatakan, aksi tersebut dilakukan untuk menentang pengesahan RPP Tembakau.


"Kalau RPP itu disahkan akan mematikan petani tembakau. Kami menolak tegas RPP Tembakau," tandasnya, di sela-sela aksi di depan Kemkes, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selasa pagi, aksi menentang pengesahan RPP digelar di Kementerian Kesehatan. Kemudian, massa bergerak menuju Kementerian Hukum dan HAM, masih di jalan yang sama, untuk menyampaikan aspirasinya.