#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Rabu, 04 Juli 2012

Sungai Bah Bolon Meluap

awam green, palu - sulawesi tengah
Ratusan rumah warga di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar terendam banjir akibat meluapnya Sungai Bah Bolon tepat tengah malam Rabu (4/7).

Di kabupaten Simalungun, sedikitnya seratusan rumah warga Kelurahan Panei terendam air setinggi setengah meter. Sekitar 10 hektare sawah petani di Desa Bah Bolon Tongah, Kecamatan Panei Tongah, rusak karena tertimbun pasir sungai sehingga gagal panen. Camat Panei Tongah, Bhaktiar Sinaga mengatakan, luapan air sungai mulai merendam rumah warga di Kelurahan Panei sekitar pukul 21.30 WIB dan baru surut menjelang dini hari.

Dia menuturkan,luapan air sungai merendam seratus rumah di Kelurahan Panei dan merusak tiga jaringan irigasi serta ruas jalan penghubung Kecamatan Penei dan Raya. “Namun pada pagi hari (Rabu,4/7) jalan yang rusak sudah diperbaiki hingga sudah dapat dilintasi kembali.Bencana banjir akibat luapan Sungai Bah Bolon tidak menimbulkan korban jiwa,”ujar Bhaktiar. Sedangkan di Kota Pematangsiantar sedikitnya 300 rumah warga di Jalan SKI, Jalan Simbolon,Jalan Pematang,dan Jalan Diponegoro, terendam banjir akibat meluapnya sungai Bah Bolon.

Inilah Keberatan Petani dan Produsen Rokok Terhadap RPP Tembakau

awam green, Palu - Sulawesi tengah
RPP tembakau merupakan wujud diskriminasi hukum yang mendudukkan tanaman tembakau sebagai senyawa zat adiktif.

Pemerintah sudah mengajukan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengesahkan draf RPP tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau.

Namun sejumlah petani tembakau dan stakeholder industri rokok yang tergabung dalam Koalisi Nasional Penyelamtan Kretek (KNPK) memprotes langkah itu. Apa saja isi keberatan nota keberatan KNPK?

Menurut Zulvan Kurniawan dari KNPK, mereka merasa RPP itu merupakan wujud diskriminasi hukum yang mendudukkan tanaman tembakau sebagai senyawa zat adiktif. Di pasal 1 RPP itu, tidak ada deskripsi penjelasan tentang makna definisi zat adiktif. Artimya RPP hanya seakan menuduh tembakau dan produk rokok saja yang dimasukkan dalam pengaturan zat adiktif.