#menu { background: #333; float: left; list-style: none; margin: 0; padding: 0; width: 100%; } #menu li { float: left; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; margin: 0; padding: 0; } #menu a { background: #333 url("http://i47.tinypic.com/n1bj0j.jpg") bottom right no-repeat; color: #ccc; display: block; float: left; margin: 0; padding: 8px 12px; text-decoration: none; } #menu a:hover { background: #2580a2 url("http://i49.tinypic.com/2vjbz4g.jpg") bottom center no-repeat; color: #fff; padding-bottom: 8px;

Kamis, 26 April 2012

Masyarakat : “ Perspektif Pengelola Taman Nasional Lore Lindu Belum Berubah ”

Perjuangan masyarakat hukum adat untuk memperoleh pengakuan atas wilayahnya masih secara terus – menerus dibicarakan. Sebagian wilayah hukum adat yang ditetapkan sebagai kawasan hutan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) merupakan topik permasalahan utama dalam berbagai pertemuan bahkan pembicaraan non formal.

Jumat, 20 April 2012

Bertahan Hidup Dalam Ketidakadilan & Ketidakpastian Hak Pengelolaan Sumberdaya Laut


(Syahrun Latjupa)

Ekosistem pesisir di wilayah Sulawesi Tengah, memendam potensi sumberdaya alam yang apabila dikelola secara optimal akan mendatangkan kemakmuran bagi masyarakat pesisir. Namun kenyataan-nya,  pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya tersebut masih berada pada titik siapa yang berhak dan bagaimana bentuk  pengelolaan-nya.